BAB 1
PENDAHULUAN
A.
LATAR
BELAKANG
Sosiolinguistik
memandang bahasa pertama-tama sebagai sistem sosial dan sistem komunikasi serta
bagian dari masyarakat dan kebudayaan tertentu. Sedangkan yang dimaksud dengan
pemakaian bahasa adalah bentuk interaksi sosial yang terjadi dalam situasi
konkrit. Berdasarkan beberapa uraian di atas dapat di simpulkan bahwa
sosiolinguistik berarti mempelajari tentang bahas yang digunakan dalam daerah
tertentu atau dialek tertentu.
Ditinjau
dari nama, sosiolinguistik menyangkut sosiologi dan linguistik, karena itu
sosiolinguistik mempunyai kaitan yang sangat erat dengan kedua kajian tersebut.
sosiolinguistik cenderung memfokuskan diri pada kelompok sosial serta variabel linguistik
yang di gunakan dalam kelompok itu sambil berusaha mengkorelasikan variabel
tersebut dengan unit-unit demografik tradisional pada ilmu-ilmu sosial, yaitu
umur, jenis kelamin, kelas sosioekonomi, pengelompokan regional,status dan
lain-lain. Di dalam bahasa terdapat penggunaan variasi bahasa, bahasa
daerah, bahasa standard, lingua franca, dan pidgins & creoles. Namun
timbullah suatu pertanyaan tentang hal ini. Nah dalam pembahasan berikutnya
akan di bahas mengenai hal ini.
B.
Rumusan
Masalah
·
Apa itu language variation / variasi
bahasa?
·
Apa itu Vernacular Languages / Bahasa
Daerah?
·
Apa itu Standard Languages / Bahasa
Standar
·
Apa itu Lingua Francas?
·
Apa itu Pidgins and Creoles?
C.
Tujuan
Penulisan
·
Untuk mengetahui tentang language
variation / variasi bahasa.
·
Untuk mengetahui tentang vernacular
languages / bahasa daerah.
·
Untuk mengetahui tentang standard
languages / bahasa standar.
·
Untuk mengetahui tentang lingua franca.
·
Untuk mengetahui tentang pidgins dan
creoles.
D.
Manfaat
Penulisan
Manfaat
dari penulisan makalah ini yaitu agar dapat mengetahui tentang language variasi
atau variasi bahasa, vernacular languages atau bahasa daerah, standard
languages atau bahasa standar, lingua franca, dan pidgins & creoles, dan
dapat menggunakan kalimat dalam kehidupan sehari- hari, dan juga untuk menambah
ilmu pada mata kuliah “introduction to sociolinguistict”.
E.
Kata-kata
Penting
·
Variation : perbedaan, variasi.
·
Vernacular : bahasa daerah, logat asli.
·
Lingua franca : bahasa perhubungan /
pergaulan / perantara.
·
Pidgins : bahasa yang tidak memiliki
penutur asli.
·
Creoles : bahasa perancis di louisiana.
·
Billingual : orang yang mengerti 2
bahasa.
·
Multiingual : orang yang mengerti banyak
bahasa.
·
Ethnic : suku bangsa.
·
Nation : bangsa.
·
Dialect : logat.
·
Linguistic : yang berkaitan dengan ilmu
bahasa.
·
Generally : biasanya.
·
Official : resmi.
·
Community : masyarakat.
·
Origin : asal, asal-usul.
·
Diversity : perbedaan.
·
Establishing : menetapkan.
·
Influence : pengaruh.
·
Contrasts : perbedaan.
·
Church : gereja, pendeta.
·
Standardised : membakukan, dibakukan.
·
Uncodified : tidak tersusun.
·
Unstandardised : tidak di bakukan.
·
Dominated : mendominasi, dikuasai.
BAB II
PEMBAHASAN
LINGUISTIK VARIETIES AND
MULTILINGUAL NATIONS
1. Language Variation / Variasi Bahasa
Lebih
dari setengah populasi dunia adalah orang yang mengerti 2 bahasa dan banyak
orang yang mengerti banyak bahasa. Mereka mendapatkan sebuah angka dari bahasa
karena mereka membutuhkan variasi bahasa untuk membedakan tujuan pada interaksi
mereka setiap hari. Bahasa pertama merupakan bahasa dari suku setempat, bahasa
lain dari pendidikan yang diterimanya, yang lebih luas pada konteks keterangan,
seperti tempat pasar, atau dengan orang luar atau orang pelancong.
Ada
fakta bahwa di india adalah salah satu darilebih bangsa yang mengerti banyak
bahasa di dunia yang diperlihatkan oleh Bapak Patels dalam daftar- daftar ilmu
bahasa.
Sosiolinguists
harus mengembangkan jumlah kebiasaan dari kategori bahasa yang didasarkan pada
status mereka dan fungsi sosial. Perbedaan antara bahasa daerah dan bahasa
standar adalah penggunaan pada suatu tempat untuk memulai.
2. Vernacular Languages / Bahasa
Daerah
Ucapan
bahasa daerah digunakan dalam sebuah adat. Umumnya mengarah pada bahasa yang
tidak memiliki standar dan yang tidak memiliki status resmi. Bahasa daerah
biasanya bahasa pertama yang dipelajari oleh orang-orang pada komunitas orang
yang mengerti banyak bahasa, dan mereka sering menggunakannya untuk percakapan
pada kelompok yang jarak relatifnya sempit pada fungsi informal.
Ada
3 komponen dari pengertian istilah bahasa daerah. Banyak dasar mengarah kepada
faktor bahwa bahasa daerah adalah bahasa yang tidak tersusun atau tidak
memiliki macam standar. Yang kedua menunjuk pada cara yang diperoleh di rumah,
sebagai variasi perantara. Yang ketiga adalah bahwa penggunaan secara relatif
fungsi yang dibatasi komponen pertama memiliki lebih luas penggunaannya sebagai
ukuran standar penjelasan, tapi tekanan dari yang satu atau yang lain dari
komponen yang telah pasti pada penggunaan pengucapan bahasa daerah dengan
pengertian yang agak berbeda.
3. Standard Languages / Bahasa Standar
Bahasa
standar adalah bahasa yang telah ditetapkan dari pada bahasa daerah karena ini
juga digunakan pada banyak perbedaan kebiasaan ahli bahasa. Ini merupakan satu
definisi yang bisa menerima sebagai poin permulaan yang berguna.
Muncul
strandar bahasa inggris alaminya pada 15 abad pada sebuah variasi dari logat
wilayah bahasa inggris, sebagian besar karena ini variasi digunakan oleh
pengadilan dan pedagang dari London., sebagai catatan Puttenham. Dimana bagian
wilayah yang paling terbesar dari populasi inggris hidup pada suatu waktu yang
dekat wilayah segitiga London, yang mana meliputi 2 universitas, Oxford dan
Cambridge. Tambahan, wilayah pertanian yang penting dan area bisnis, London
merupakan pusat dari perdagangan internasional dan expor ke Calais. Di sini
juga pusat dari politik, sosial dan kehidupan intetlektual di Inggris.
Jadi
logat yang di gunakan di wilayah ini yang mana berbasis pada kita sekarang
berfikir sebagai standar bahasa inggris. Bahasa ini bermartabat tinggi karena
bahasa ini digunakan oleh pengadilan. Ini berpengaruh karena ini digunakan oleh
kelas pedagang kekuatan secara ekonomi. Orang yang datang ke London dari
profinsi yang di kenali ini dan sering mempelajari ini, dan ini sebuah
rangkaian pelajaran yang berguna. Banyak orang yang menggunakan bahasa ini,
sedikit upaya orang untuk membuat pengertian dari berbagai variasi wilayah.
Di
kota yang orangnya mengerti banyak bahasa pada sebuah penjajahan atau kekuatan
dunia boleh membuktikan penggunaan pada tujuan yang sama. Sebagai kemungkinan
lain fakta-fakta bahasa daerah atau bahasa lokal boleh di kembangkan oleh
siperanan sebuah bahasa dari si peluas komunikasi di wilayah orang yang
mengerti banyak bahasa. Jadi, bahasa bisa berlabel sebagai “lingua francas”
atau bahasa perhubungan / pergaulan / perantara.
4. Lingua Francas
Lingua
francas adalah bahasa yang digunakan untuk komunikasi antara orang-orang yang
bahasa pertamanya berbeda.
Antara
Indians Kolumbia, Takana adalah lingua franca utama, dan dapat digunakan dengan
orang indian yang tunggal di daerah Vaupes dari laut amazone di kedua sisi
perbatasan antara kolombia dan brazil. Jika indian ingin berkomunikasi dengan
non indian, mereka membutuhkan lingua franca kedua, karena non-indian jarang
belajar Tukano. Columbia menggunakan Spanyol, dan Brazil menggunakan Portugis.
Di
beberapa negara yang paling berguna dan banyak digunakan lingua franca adalah
bahasa resmi atau bahasa nasional.
Di
Tanzania, misalnya Swahili orangnya cenderung memilih bahasa pertama ketika mereka
berbicara dengan seseorang dari sekelompok suku yang berbeda.
Dalam
masyarakat multibahasa franca lingua sangat berguna bagi mereka, akhirnya dapat
menggantikan bahasa daerah.
Ketika
orang- rang dengan etnis yang berbeda menikah di Zaire dan Tanzania, mereka
sering menggunakan lingua franca daerah nereka sebagai bahasa di rumah.
Lingua
franca sering di kembangkan awalnya sebagai bahasa perdagangan, menggambarkan
lagi pengaruh faktor ekonomi terhadap perubahan bahasa.
5. Pidgins and Creoles
Sebuah
pidgin adalah bahasa yang idak memiliki penutur asli. Pidgin berkembang sebagai
sarana komunikasi antara orang-orang yang tidak memiliki bahasa yang sama.
Pidgins
tampaknya sangat mungkin muncul ketika dua kelompok dengan bahasa yang berbeda
berkomunikasi dalam situasi dimana ada juga bahasa dominan ketiga.
Di
perkebunan budak di abad ke-19, orang sengaja dipisahkan dari orang lain. Yang
menggunakan bahasa suku yang sama, sehingga dapat mengurangi resiko rencana
mereka untuk melarikan diri atau memberontak.
Bahkan
banyak dari makna yang telah diusulkan untuk Pidgin dunia mencerminkan
penggunaan sarana komunikasi antara pedagang.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
·
Sosiolinguists harus mengembangkan
jumlah kebiasaan dari kategori bahasa yang didasarkan pada status mereka dan
fungsi sosial.
·
Bahasa daerah biasanya bahasa pertama
yang dipelajari oleh orang-orang pada komunitas orang yang mengerti banyak
bahasa, dan mereka sering menggunakannya untuk percakapan pada kelompok yang
jarak relatifnya sempit pada fungsi informal.
·
Bahasa standar adalah bahasa yang telah
ditetapkan dari pada bahasa daerah karena ini juga digunakan pada banyak
perbedaan kebiasaan ahli bahasa.
·
Lingua francas adalah bahasa yang
digunakan untuk komunikasi antara orang-orang yang bahasa pertamanya berbeda.
·
Pidgin adalah bahasa yang idak memiliki
penutur asli. Pidgin berkembang sebagai sarana komunikasi antara orang-orang
yang tidak memiliki bahasa yang sama.
B. Saran
Demikian
yang bisa penulis uraikan dalam makalah ini, mudah-mudahan dapat memberi
manfaat bagi pembaca, terutama bagi penulis sendiri. Dalam penulisan makalah
ini di pastikan banyak terjadi kekurangan maupun kesalahan-kesalahan yang tidak
di sengaja. Kritik dan saran sangat kami harapkan.
Harrah's Casino & Hotel - MapyRO
BalasHapusFind all Harrah's 경기도 출장샵 Casino & Hotel information from MapyRO 과천 출장마사지 customers 천안 출장안마 for your 부천 출장마사지 convenience. Newest 안성 출장마사지 Harrah's Hotel and Casino!